Clarissa hanya diam, dan menikmati makanannya. Sesekali Fernandez melihat ke arah Clarissa. Nata yang sadar dengan tatapan temannya itu, akhirnya berinisiatif untuk mendekatkan Clarissa dengan temannya. "Tania" Panggil Nata. "Ya, ada apa kak?" Tanyaku. "Bagaimana makanannya?" Tanya Nata. "Enak, kenapa kak?" Tanyaku balik. "Tidak apa-apa. Jika tidak enak kamu bisa bilang pada Fernandez." "Tidak perlu, kak. Makanan ini sangat enak kok" Ucapku. Fernandez terlihat menyeringai mendengar ucapan Clarissa barusan. Setelah itu Nata dan Fernandez lanjut berbicara, sedangkan Clarissa melanjutkan makannya. Entah apa yang dibicarakan oleh Nata dan Fernandez, Clarissa tidak peduli sama sekali. "Aku harus cepat selesai makan, karena masih ada meeting lagi dan aku malas lama-lama bersama

