Secret-65

1919 Kata

"Begitu?" kata Kaleena. Alden mengangguk. "Bahkan saya selalu berpikir setiap hari, bagaimana caranya agar saya bisa sama kamu terus tanpa meninggalkan kamu sedetikpun." "Kenapa? Kenapa begitu?" "Saya tidak tahu. Saya cuma pengen sama kamu itu saja. Apa saya salah jika saya memiliki impian kecil yang tidak tertulis dikontrak?" Tidak ada yang salah dengan impian Alden, karena Kaleena pun juga pernah berpikir seperti itu. Merubah posisinya yang tadinya terlentang di samping Alden, wanita itu memilih duduk di depan Alden yang tengah berjongkok di hadapannya. Mengusap pipinya dengan lembut, hingga mendaratkan kecupan kening yang begitu dalam. Memejamkan matanya seorang menikmati ciuman itu, Alden mengusap punggung Kaleena dengan lembut. Biasanya wanita itu suka mengeluh punggungnya sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN