Mengusap peluh nya dengan punggung tangannya. Kaleena memutuskan untuk duduk sejenak. Tapi pagi, dia mendapat pesan masuk ke ponselnya, yang dimana wanita itu menerima empat toples kue nastar buatannya. Dan sejak pagi Kaleena belum juga istirahat untuk membuat kue nastar. Meskipun kurang satu toples, nyatanya Kaleena merasa lelah karena terus berdiri. "Astaga kaki ku … " pekik Kaleena. Wanita itu mencoba memijat kakinya dengan gerakan perlahan. Dengan harapan rasa pegal nya itu hilang seketika. Hampir lima belas menit Kaleena mengistirahatkan kakinya. Wanita itu kembali aktif untuk menggulung selai nanas dengan adonannya. Lalu masukkan adonan itu di dalam oven. Sambil menunggu, dan mengambil nastar yang sudah dingin. Kaleena lebih memilih menatap kue itu di dalam toples berukuran sedan

