"Hallo assalamualaikum mah," ucap Nino pada Dian saat panggilan telepon sudah tersambung. "Waalaikumsalam nak. Apa kabar kamu nak?" tanya Dian. "Alhamdulillah mah baik. Mamah gimana? Maaf ya mah baru sempat ngabarin lagi." "Mamah Alhamdulillah nak, baik. Gak apa-apa, mamah tau kamu pasti sibuk. Yang penting kamu sehat. Oh ya, gimana kabar Suci dan keluarganya?" "Mereka baik mah." "Alhamdulillah, syukurlah kalau begitu." "Papah ada mah?" tanya Nino. "Ada nak. Lagi nonton tv. Kamu mau bicara sama papah?" tanya Dian. "Iya mah. Tolong ya mah." "Tunggu sebentar ya, mamah samperin papah dulu," ucap Dian. "Hallo…" ucap Hermawan datar. "Hallo pah. Langsung aja ya pah. Nino mau tanya sama papah. Apa maksud papah kirim Shinta kesini?" "Untuk jemput kamu lah, apa lagi." "Gak usah lah pah

