Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Nino baru saja kembali ke apartemen milik Dava. Suasana apartemen sudah sepi. Mungkin penghuninya sudah terlelap. Dava masuk dengan pelan agar tidak mengganggu penghuni apartemen. Setelah mengunci pintu, Nino langsung masuk ke kamar yang ia tempati bersama dengan Dava. Kamar dalam kondisi gelap. Nino berpikir, mungkin Dava sudah terlelap. Ia menutup pintu perlahan agar tidak mengganggu Dava yang tertidur. "Gimana bro? Udah baikan Lo sama Suci?" tanya Dava saat ia baru saja keluar dari kamar mandi. "Astagfirullah… ngagetin aja Lo dav. Sialan," ucap Nino yang terkejut dengan pertanyaan Dava yang mengagetkannya. "He-he-he… sorry bro," jawab Dava sambil cengar-cengir. "Gue kirain udah tidur Lo. Makanya gue jalannya pelan-pelan. Kamar juga lampuny

