Setelah melalui pertempuran panjang di atas ranjang, Dhany dan Kanaya terkulai lemas dalam sebuah pelukan. Kanaya membelakangi suaminya dan menatap jendela yang menampilkan pemandangan malam kota Jakarta yang sangat cantik dengan hiasan lampu-lampu, sementara Dhany mendekap istrinya dari belakang. Meski tidak yakin Dhany memberanikan diri untuk bertanya serius pada Kanaya.“Sayang bagaimana jika suatu hari nanti Naura benar-benar muncul dan membawa anak gue?” tanya Dhany sangat hati-hati. “Jika itu anak lo, berarti dia juga anak gue.. Gue akan memperlakukannya sama seperti gue memperlakukan anak-anak kita kelak,” jawab Kanaya bijak. “Kalau Naura minta gue nikahin, gimana? Lo rela?” tanya Dhany, kali ini hanya bermaksud menggoda Kanaya. “Hemmm, gue pikir itu suatu anugerah, coz Naura bis

