Special 38

1554 Kata

"Jadi kamu mau berdamai?" tanya Evan congkak sambil melipat kedua tangannya. Sveta mengangguk, "Iya, Kak! Gak sanggup Sveta musuhan sama penunggu jin tomang." "Ngajak damai apa ngajak ribut sih?" jawab Evan nyolot. "Iya damai, Kak. Udah ya ngambeknya, Sveta janji bakal cariin Kakak cewek tulen yang punel banget," janji Sveta membujuk Evan. "Ogah ahh. Aku sudah hapal janji busukmu, Sveta?" tolak Evan mentah-mentah sambil berlalu meninggalkam Sveta. "Tunggu Kakkk.." teriak Sveta menahan Evan yang kini menuruni tangga. Dengan segenap tenaga akhirnya Sveta berhasil meraih tangan Evan. "Lihat ajah, kalau Kak Evan bongkar kartu ku. Aku akan memprovokasi mama dan papa, untuk segera menikahkan Kak Evan." Evan mengatupkan bibirnya sambil menatap lekat-lekat ke arah sang adik, dan dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN