Special 51

1937 Kata

"Wuah wuah, ada angin apa? Tumben Dokter Dirham berkunjung ke klinik kecil ini?" sapa Rian ramah. Dirham tersenyum lalu duduk di kursi pasien, "Untuk apa lagi aku kesini, kalau bukan untuk konsultasi?" "Apa tidak salah, Dir? Istrimu kan seorang psikolog hebat?" balas Rian ironis. "Tolong jangan katakan ke Sveta, bahwa aku menemuimu," pinta Dirham sungguh-sungguh. Rian menyerngitkan alisnya, "Heyy, ada masalah apa Dir?" Dirham menjelaskan keresahan di dalam hatinya, tentang beberapa waktu dalam hidupnya yang tiba-tiba menghilang. Tentang arwah yang mungkin merasuki tubuhnya selama ini, kepada Rian. Tujuan Dirham menceritakan masalahnya kepada Rian, jelas bukan untuk curhat semata. Karena Rian bukan hanya teman SMA Dirham dan Sveta, tapi Rian juga psikolog hebat yang satu angkata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN