“Ucapkan selamat tinggal untuk Melanie!” Dor!!! “Aaaarrrgghhttt…” rintih Revano, satu peluru menembus perutnya. Tubuhnya terkapara sudah tidak berdaya dengan kedua luka tusuk dan tembak dari Chang. Prank! “Revannnoooooo!” teriak Melanie tertiba dengan kedua matanya mendelik. Dor!!! Dor!!! Dor!!! Tiga peluru keluar begitu saja dari senjata larasa panjangnya, menumbangkan kedua pria bertubuh besar di sana dengan bidikan yang tepat di jantung kedua pengawal Chang. Satu peluru lagi tepat mengenai pergelangan tangan kanan Chang. “s**t!” umpat Chang saat melihat kedua anak buahnya mati di tempat terkena tembakan. Chang mengedarkan kedua matanya untuk melihat siapa yang berani menembaknya. Chang begitu saja meninggalkan Revano dengan memegang sebelah tanganya yang terluka, sedangka

