Lala baru sampai di rumah majikannya, jam 9 malam. Keira sudah tidur, sedangkan Saga masih duduk santai di ruang tengah. Saga memang sengaja menunggu kepulangan Lala. "Belum tidur, Mas!" sahut Lala ketika sudah berada di ruang tengah, Lala duduk disebelah Saga lalu meraih tangan Saga dan mencium punggung tangan Saga. "Aku belum ngantuk," jawab Saga, terlihat sekali jika saat ini Saga sedang sedih, dirinya masih tidak percaya tentang pengkhianatan istrinya. "Mas, apakah kamu tidak kangen!" Lala meraih wajah Saga sehingga kedua bola mata kembar itu saling bertemu, Lala menatap lekat wajah Saga. Ia begitu yakin sekali jika majikan sekaligus suaminya ini sedang ada masalah dengan Salsa istri pertamanya. Lala mengalungkan kedua tangannya di leher Saga, ketika Lala mau menyosor dengan gesitn

