Bab. 23.

1336 Kata

"Wajah siapa, Dok?" Bunga memotong ucapan dokter Selin karena merasa penasaran. Dokter cantik itu tersenyum, "Lupakan, Nona. Tebus resep itu dan minum vitamin setiap malam hari satu tablet!" Bunga mengangguk, kemudian berdiri dari duduknya. "Terima kasih, Dok! Saya permisi!" Bunga ke luar dari ruangan Dokter Selin dengan wajah bahagia, dia merasa bersyukur karena kandungannya baik-baik saja. Sebelum pulang, dia menebus resep dahulu. 'Sang pemilik hidup masih ingin kau menata rumah tanggamu dulu, Bunga! Kau harus semangat untuk hidup lebih baik lagi.' Bunga memberikan semangat kepada dirinya sendiri. Sesungguhnya dia merasa setres setiap kali ibu mertua dan iparnya menyinggung masalah anak. Merasa kecil sebagai seorang wanita yang belum punya keturunan. Sekarang, dia akan lebih semang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN