Babak Rongpuluh (20)

1226 Kata

Queeny pov Gue terusir, dan terpaksa menjalani hidup bergantung pada Udik.  Disinilah gue sekarang, terseok~seok menyusuri jalanan kampung menuju kos si Udik.  Kebetulan saat kami datang, sedang ada pentas dangdut di kampung.  Jalan menjadi padat hingga kami tak bisa leluasa lewat. "Yaoloh, Mbak Pini!  Iku Trio Omplong, penyanyi dangdut idolaku. Ndelok sek yo Mbak1!" pekik Udik norak. 1Lihat dulu ya Mbak! Dengan hebohnya Udik mengajak gue mendesak ke barisan depan untuk menonton pentas dangdut kampungan itu.  Idih, grup banci lagi!  Tak salah penyanyi idola Udik semacam ini?  OMG! Udik berjoget mengikuti irama musik kampungan itu, goyangannya tak kalah noraknya dengan penyanyi banci yang tengah beraksi super alay itu.  Kemudian dia mengajak gue berjoget. "Apaan, sih, Dik?!  Gue gak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN