Mobil sport itu tepat berhenti di parkiran Santa University. Malvin keluar lebih dulu dan membukakan pintu untuk kekasih tercinta nya itu. "Aku masuk duluan ya." Ujar Zeta seraya melempar senyum pada Malvin. Malvin mengangguk dengan pandangan masih menatap lekat pada Zeta. Baru selangkah Zeta melangkahkan kaki nya, tangan besar Malvin kembali meraih pergelangan tangan gadis itu. Membuat Zeta kembali menoleh pada cowok tersebut. "Apa?" "Aku sebenarnya gak mau sih kalau kamu masuk kuliah dulu. Pengen nya---" "Istirahat di rumah?" Potong Zeta. Malvin tersenyum tipis dan menarik pinggang Zeta lebih dekat pada nya, mengecup kening gadis tersebut. "Aku khawatir Zi." Zeta menghela nafas nya, "Vin aku gak papa kok. Lagian mata kuliah aku banyak yang belum kelar, kapan aku lulus nya kalau k

