DUA PULUH EMPAT

2255 Kata

"ZETAAAA!!!" Malvin terduduk dengan nafas yang terengah, keringat dingin membasahi sekujur tubuh nya. Pandangan nya lurus ke depan, jantung nya terus berdetak tidak beraturan. "Malvin! Kamu kenapa?" Azka langsung saja berlari memasuki ruangan nya saat mendengar teriakan tersebut. Dia memang meminta Malvin untuk tidur di ruangan nya tadi, pasal nya jika cowok itu tetap di ruangan Zeta maka dia tidak akan tidur. Dia akan terus memandang Zeta dan berjaga sepanjang hari. Sudah satu minggu ini, Malvin kurang tidur dan itu akan sangat berbahaya untuk kesehatan nya. Karna itu lah, dengan sedikit paksaan tadi Azka menarik Malvin keluar dari ruangan perawatan Zeta setelah menjamin keselamatan gadis itu kepada dua orang suster dan  dua orang bodyguard keluarga Rezaldi. "Zeta mana?" Malvin bersua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN