"Ahhw ahw" Rangga meringis karena mendapat cubitan pada bibir seksi miliknya Kesya dengan wajah pucat pasinya hanya bisa terkikik melihat ekspresi suaminya "Kenapa?" Kesya menghentikan tawanya melihat perubahan wajah Rangga yang menjadi sendu Kesya mengusap pelupuk mata suaminya yang kembali basah Rangga mengelus lengan Kesya yang berada pada wajahnya "Ada yang sakit?" tanyanya Kesya tersenyum lalu menggeleng tak mengaku, padahal rasa ngilu bekas sayatan di perutnya mulai terasa "Sebentar tuan, saya periksa dulu istrinya" izin dokter yang baru saja datang "Istri anda sehat tuan, hanya saja perlu banyak istirahat" tutur Stefi "Saya kapan bisa pulang dok? udah sumpek disini terus" keluh Kesya yang mendapat senyuman hangat dari Stefi "Secepatnya, mungkin 2 hari lagi. Asalkan nyonya b

