EPILOG

950 Kata

Happy Reading . . . 5 TAHUN KEMUDIAN “Mah,” rengek Arion lagi. “Tapi sebentar, ya?!” ucap Kesya membuat perjanjian, membuat Arion segera mengangguk setuju. Sesampainya di tempat yang diinginkan, Arion hanya menyangga dagu menonton adiknya yang keasyikan. Padahal tadi ia yang meminta kemari, tapi tidak sesuai harapan, ini sama sekali tidak menyenangkan. “Ayo, Kak, Alysa mau main di sana!” Gadis kecil itu menarik lengan Arion agar kembali mengikutinya. Sejak tadi Arion hanya membuntuti adiknya, ia serasa jadi penjaga di sini. Taman ini tidak membuatnya bahagia seperti beberapa tahun lalu. Walau tidak ada satu pun yang berubah dari tempat ini, hanya saja, minat, dan kesukaannya, lah, yang tak lagi sama. Itu yang membuat Arion tidak merasa senang akan tempat ini lagi, bukan tempatnya yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN