BAB 36 - KENANGAN

1109 Kata

Dengan berat hati Diana menuruti perintah dosennya "Roby bocah tengik" omelnya pelan diikuti oleh Roby di belakangnya mengikuti "Ngapain si lo masih disini? Ke kelas lo aja sana" omel Diana yang sudah melewati batas pintu "Udah telat. Daripada diusir lagi mending diem disini aja" jelas Roby dengan wajah tanpa dosanya "Lagian ngapain si lo kesini?" "Nemuin Kesya kan gue bilang tadi, gausah geer deh" ucap Roby kepedean "What? Gue geer? mimpi lo" Diana mulai tersulut emosi. So kegantengan banget si Roby gimana bisa Kesya merelakan sahabat sebaik dia bersatu dengan lelaki narsis kayak Roby? "Mantannya pula ck emang gue tempat sampah" batinnya "Udahlah kalo ngarep bilang aja, gak usah diumpetin gitu gaenak" "Apa buktinya kalo gue ngarep sama lo? Sembarangan kalo ngomong..." "Lagian lo m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN