BAB 25 - KDRT

953 Kata

“Dimana Kesya?!” teriak pria mabuk itu di depan wajah Kesya, membuat Kesya tersentak. Kesya membuka matanya untuk memastikan dan ternyata kini pria itu sudah menjauh. Hampir saja Kesya bernapas lega, namun Rangga kembali menatap tajam ke arahnya seolah mengintimidasi, terlihat menaruh curiga kalau ia lah orang yang pria itu cari, walau kenyataannya memang benar tapi Kesya tidak mau pria mabuk itu menyadarinya. “Kesya Anastasya,” sebut Rangga dengan penuh penekanan. “Gue suaminya, asal lo tahu!” tambahnya sambil menunjuk-nunjuk wajahnya sendiri. Kesya memijit keningnya jenuh, mimpi apa dia semalam, sampai harus berurusan dengan sisi gelap pria ini?! “Lo bilang sama dia…,” ucap Rangga terjeda. “… kau acuhkan aku dengan sikapmu, tak sadarkah kau telah menyakitiku,” lanjutnya mellow. Angg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN