"Aku belum mau sekolah!" tukas kesal Adam yang sudah tidak tahan lagi mendengarkan celotehan Alia selama di meja makan, Alia sendiri mulai menyadari perubahan sikap Adam yang berbeda dari sosok Adam yang dulu dikenalnya. "Tapi Bunda mau yang terbaik buat kamu," ucap lembut Alia, ia berusaha menahan dirinya untuk tidak marah pada putranya itu. "Udah terlambat Bun, semuanya udah terlambat jadi berhenti bersikap sebagai ibu yang baik buat Adam!" Kali ini Adam melemparkan piringnya ke lantai sampai menimbulkan bunyi keras disana, bahkan Fahri yang sedari tadi hanya diam kini mulai berdiri karena terkejut dan merasa Adam sudah berlebihan menyakiti hati Bundanya. "Jaga sikap kamu itu Adam, gak pantas kamu kurang ajar sama bundamu!" "Anda itu yang harusnya gak usah ikut campur! Lagian anda ju

