“Itulah yang dinamakan penyesalan selalu datang belakangan,” ujar Mami Naura dengan wajah berbinar. Puas sekali setelah mendengar cerita putrinya tentang kejadian di cafe siang tadi. Akhirnya, si Eyang lampir itu diperlakukan dengan kasar oleh wanita yang katanya— dari keluarga kaya, good attitude dan berprestasi. Sementara Opa Gio justru menunjukkan ekspresi sebaliknya. Seperti ikut merasakan kekecewaan yang dirasakan oleh Eyang Hani. “Kayaknya Eyang Hani bermasalah juga dengan Pak Arga dan menantu idamannya,” ujar Aleeya. “Menantu yang mana?” Tanya Opa Gio. “Pak Arga sudah menikah lagi?” sahut Mami Naura. Aleeya pun mengangguk cepat. “Baru menikah beberapa minggu yang lalu. Tepatnya kapan Leeya gak tahu— pokoknya belum ada satu bulan. Pak Arga menikah dengan wanita yang dijodohkan

