Dengan gontai, Alexa berjalan dikirim oleh penjaga di belakangnya. Wanita itu mendengus kesal, baru saja lolos dari kejaran suruhan sang kakak, kini dia malah digiring menuju aula utama. Langkah-langkah kaki manusia terdengar menggema di sepanjang lorong dengan pencahayaan temaram. "Cepat jalan!" Alexa kembali mendengkus mendengar perintah orang di belakangnya. Ingin rasanya balas ucapan pria itu, tidakkah kau lihat aku juga berjalan? Namun, itu hanya bertahan di kerongkongannya. Alexa memilih tetap bungkam dan mempercepat langkahnya hingga mempertemukannya dengan para prajurit lain yang tengah berjalan juga. "Bergabunglah dengan mereka dan jangan bersembunyi lagi! Dasar prajurit ini." Si penjaga tadi membalikkan badan dan kembali berkeliling kapal. Sementara Alexa, wanita itu terpaks

