Duar! Suara menggelegar itu terdengar sampai radius yang sangat jauh berkilo-kilometer. Bahkan dari tempat Arthur bertempur saat ini suara itu berhasil mengagetkan seluruh orang yang ada di sana. Orang yang mulai sadar bahwa suara besar itu berasal dari istana utama tampak langsung khawatir. Di satu titik ini Arthur langsung menundukkan wajahnya karena menyadari bahwa seseorang yang sangat berharga baginya telah memilih terkubur bersama istana yang selama ini mereka pertahankan. Satu titik air mata jatuh begitu saja dari kelopak mata pemilik tatapan elang itu. Satu tetes mata yang mencurahkan seluruh kesedihan dalam benaknya. Kanan sakit sungguh teramat besar bagi kehidupannya. Maka dari itu Arthur tidak akan menyia-nyiakan pengorbanan yang telah wanita itu lakukan sampai sejauh ini.

