Ada satu hal yang baru disadari Alexa, bahwa keputusan Arthur untuk mengirimnya kemari bukan hanya semata-mata untuk mengungsikannya. Melainkan karena sebenarnya pria itu sedang memberikan misi tersendiri untuknya. "Terima kasih Arthur, sudah mempercayaiku," gumam Alexa. Langkah kaki wanita itu terdengar mengisi kesunyian lorong gelap yang ia lalui. Alexa tidak boleh diam. Bukan hanya karena apa yang direncanakan sang kakak adalah kesalahan besar dengan berniat membelok, tetapi lebih dari itu, harga nyawa orang-orang yang ada di kapal ini jauh lebih penting. Di belakang Alexa, Jenderal Juan mengikuti dengan penuh keraguan. Meski ia tidak takut mati dan memegang teguh perintah dari Raja Axton. Namun, sosok yang ada di depannya adalah Athea dengan marga barunya Leyton. Bukan masalah ia g

