Bab 35

1754 Kata

Kevin, Sueny dan Meana pun duduk disalah satu bangku panjang yang ada di dekat pemakaman Rachel. "Jo, kamu gak apa-apa?" tanya Sueny khawatir tatkala melihat wajah Kevin. Kevin menggeleng pelan. Kemudian tersenyum tipis kepada Sueny. "Jadi dulunya kamu ini sekretaris Jo ya?" tanya Meana. "Iya, Kak," jawab Sueny. "Kamu kan dari keluarga berkecukupan, tapi kenapa kamu mau jadi sekretaris? Apalagi Jo itu kalau di kantor gak punya hati. Kok kamu mau, sih?" tanya Meana heran. "Karena--" "Takdir. Sueny ditakdirin buat aku, gak ada alasan lain lagi," sela Kevin. Sueny menunduk karena merasa tersipu atas kata-kata Kevin. Wajah pria itu tetap tampak tenang bahkan setelah mengatakan kata-kata yang lagi-lagi sukses membuat Sueny merasa jungkir balik. Sueny memukul pelan pergelangan tangan Ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN