Bab 55

2947 Kata

Jangan-jangan bertemu temannya hanya dalih, padahal sebenarnya Yogas mengikuti Senja diam-diam dan tahu jika dirinya bertemu dengan Elang. Dan kemungkinan paling parah, Yogas membeberkan semuanya pada Mirasih tentang sikap Senja selama ini. “Kok, ngelamun? Ada apa, Senja?” Teguran Mirasih langsung dibalas gelengan oleh Senja. Ia tersenyum canggung. Tatapan mama mertuanya beralih pada Yogas. “Yogas, kamu masuk ke kamar dulu. Oma mau bicara sama mama kamu.” Tanpa banyak tanya, Yogas menuruti permintaan neneknya. Lelaki tersebut langsung menuju kamar. Begitu pintu tertutup, Mirasih menggandeng lengan Senja. “Ayo, Sayang. Kita bicara di rooftop.” Senja hanya mengikuti perintah Mirasih. Ia berjalan beriringan dengan mama mertuanya. Begitu sampai di lantai paling atas rumah itu, pere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN