Ryan dan Ella menuruni tangga. Mereka mendapatkan panggilan dari orang tua mereka untuk turun. Ternyata, di sana sudah ada dua pria yang baru pulang dari kerja. Siapa lagi kalau bukan Papa Ryan dan Ayah Ella. "Hallo, cantik," sapa Anwar sambil melambaikan tangannya ke arah Ella. Ella tersenyum lebar dan melambaikan tangannya juga sebagai balasan. "Hallo, Om. Kapan dateng?" tanyanya. Dia mengambil tempat duduk sebelah ibunya dan langsung menggandeng tangan wanita itu. Tentu saja dia memilih di sana dari pada harus duduk di sebelah Dewi. Bisa-bisa dia hanya terdiam kaku. "Belum lama, sih. Ryan, tolong ambilin barangnya Papa di mobil." Pria itu melemparkan kunci mobilnya kepada anaknya. Ryan mengangkat alis sambil mengangguk. Dia langsung beranjak tanpa ada protes atau apapun. "Ella," pa

