Masa Lalu (2)

1605 Kata

POV Mahfud "Loh, kamu? Ngapain kamu ada disini?" Ucapku dengan to the point kepada Anisah. Sejujurnya aku bingung kenapa dia kembali menemui ku setelah sekian lama kami tidak berjumpa. Sesaat lalu, bayangan malam kelam ku bersama nya kembali menari-nari di depan mataku. Tidak mungkin aku bisa melupakan sosoknya yang pernah berbagi peluh dalam kehangatan di balik selimut itu. PLAKK!! Panas di pipi yang aku rasakan memberikan sensasi terbakar yang teramat sangat. Tanpa perlu menoleh lagi, aku tahu tangan siapa yang sudah dengan kurang ajarnya mendarat di pipi ku. "Yang sopan Mahfud. Jaga mulut kamu. Papa tidak pernah mengajari kamu jadi lelaki pengecut. Mana tanggung jawabmu sebagai lelaki Mahfud, hah? Anak kurang ajar, beraninya kamu melempar kotoran ke wajah papah dan mamah!" Ucap pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN