Darius terus saja mencerca pertanyaan-pertanyaan yang menyulitkan bagi David, sampai lelaki itu tidak bisa berkutik dibuatnya. Setiap satu kali pertanyaan, David melirik kan kedua matanya ke kanan, kiri bahkan ke atas sebelum menjawab. Dia berdiri di antara sofa bundar yang sedang diduduki oleh Darius dan Rover menatap tajam ke arahnya. David memperhatikan Rover yang kini sedang diperban di bagian kepala. Sedangkan di sampingnya ada sopir yang membawa mobil saat mereka kecelakaan. David mengira kalau sopir itu tidak akan selamat setelah mendapatkan serangan dari Belice secara bertubi-tubi. Tapi ternyata dugaannya salah, meskipun di sekujur tubuhnya penuh perban dia masih bisa berdiri setelah Darius memanggilnya untuk meminta keterangan. Sebenarnya David merasa gugup berbohong sepe

