Bab 44

1118 Kata

"Kamu semakin hari kok semakin gak becus sih?" Wanita itu tengah berdebat di dekat asrama, tentunya di tempat yang tersembunyi. Wanita tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Ning Ambar, dia sedang bersama Sopia membahas rencana selanjutnya. Sopia bukannya mau menghianati Ning Ambar selaku temannya tapi dia juga ingin menjaga Aib yang tidak ingin diketahui oleh orang-orang. "Ya gimana, Saya juga bingung Ning. Karena kemarin Ibu saya masuk rumah sakit, dan ketika saya kembali ternyata mereka sedang pergi ke kota." Sopia menjawab dengan ekspresi pasrah karena memang dia tidak tau harus menjawab apa? Ning Ambar terus mendesaknya. "Uang yang aku kasi kemarin gak cukup apa gimana? Kamu mau aku tuntut!" "Atas dasar apa?" Tanya Sopia yang menanyakan hal tersebut dan kini memberikan tatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN