Bab 32

1008 Kata

Jasmin yang sedang terburu-buru, ingin langsung saja mena-brak mobil yang ada di depan nya. Namun, itu tidak bisa ia lakukan. Pandu masih berdiri di samping nya dalam keadaan tersenyum. Jujur saja, Jasmin sempat tidak menyangka dengan perubahan yang terjadi pada diri Pandu. Pria itu membuat nya pangling sebentar. "Cepat minggir! Aku sedang terburu-buru. Mama dalam bahaya." "Apa? Mama mertua dalam bahaya. Oke. Aku akan membantu mu." Bukan nya menuju mobil nya sendiri, Pandu malah ikutan naik ke dalam mobil yang di kendarai oleh Jasmin. Namun ia bingung mau duduk dimana. "Panduuuuu! Singkirkan mobil mu dari hadapan ku!" "Eh, iya Jasmin. Tunggu sebentar. Aku telpon pak supir dulu. Aku mau ikut kamu menyelamatkan Mama mertua." "Siapa yang kau panggil mama mertua! Cepat Pandu! Aku tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN