"Pandu, jangan memikirkan hal yang tidak-tidak. Kamu masuk angin mungkin telat makan atau ada sesuatu yang salah dengan makanan mu." "Jasmin, aku tidak makan apapun selain makanan yang di buat oleh pelayan di rumah. Aku yakin jika ada sesuatu yang menyebabkan aku menjadi seperti ini." "Sudah lah. Sebentar lagi Raya akan datang dan memeriksa mu." "Kenapa Raya?" "Karena aku tidak bisa percaya pada dokter mana pun saat ini. Dan, Raya itu adalah dokter serba bisa. Ia jenius gila dan banyak yang tidak tahu tentang isi kepala nya itu." "Baiklah. Kalau memang kamu sudah mengatakan seperti itu." Pandu masih saja memeluk Jasmin. Ia sama sekali tidak mau jauh dari istri nya itu. Tidak lama kemudian, Jasmin menyuruh pelayan untuk membuat kan cemilan untuk nya. Jasmin benar-benar lapar dan ingi

