Bab 44

1001 Kata

"Jika kamu sudah memaafkan ku, maka aku sangat lah berterima kasih padamu. Sayangku Rima. Terima kasih karena sudah menjadi istri terbaik untuk ku. Maafkan aku atas kesalahan yang telah aku perbuat. Aku sama sekali tidak pernah mengkhianati mu. Aku menikahi nya hanya untuk sebuah status agar sebuah kerajaan yang aku bangun saat itu tidak hancur hanya karena hasutan nya." Nenek nya Pandu berhenti sebentar untuk menarik nafas. Sebenarnya, beliau masih belum sanggup untuk membaca diari sekaligus pesan dari mendiang suami nya itu. Masa lalu yang begitu menya-kitkan, kembali hadir setiap kali ia mengingat nya. Masa lalu itu seperti enggan untuk meninggal kan sendirian. Setelah ia rasa cukup tenang, Nyonya Rima pun kembali membuka lembar selanjutnya. "Istri ku, aku titip rumah ini. Apapun ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN