Pandu berjalan mondar mandir di rumah nya malam itu. Ia sama sekali tidak tenang karena memikirkan Jasmin. Padahal ia tahu, jika Jasmin pasti mampu menyelesaikan masalah nya sendiri tanpa diri nya yang lemah itu. Akan tetapi, Pandu ingat jika Jasmin juga sedang berada dalam kondisi tidak baik-baik saja. Masa lalu nya mulai terkuak sedikit demi sedikit. Hal itu pasti membuat nya sangat lah sa-kit. Pandu selama ini tidak menyangka jika keluarga Dewanata terlibat akan aksi keji itu. Untung saja ia sudah tidak lagi berhubungan dengan mereka. "Pandu, apa yang terjadi pada mu? Kenapa kamu terus saja berjalan ke sana kemari." "Nek, ternyata tidak salah jika nenek membenci keluarga cabang. Mereka memang sejahat itu. Aku menyesal karena dulu sering berbuat baik pada mereka. Jika saja saat itu a

