Part 33

1319 Kata

Part 33 “Ilham, anak pintar sudah, Sayang! Jangan meladeni orang-orang yang omongannya tidak bermanfaat. Meski miskin, kita harus menunjukkan kalau kita beradab dan berakhlak baik. Lebih baik miskin tapi punya sopan santun dan selalu berkata baik. Daripada kaya tapi tidak bisa berkata sopan sama orang lain yang tidak dikenalnya sama sekali.” Marini berkata lembut pada anaknya. Aku semakin membenci keluarga itu. “Mas, lebih baik kaya biar tidak tahu malu merepotkan orang lain. Atau, lebih baik miskin tapi punya harga diri dengan tidak merepotkan suami orang, ‘kan? Daripada miskin tapi belagu,” ucapku sebelum pergi. “Aku mau suruh Tyas ke sini, mau aku ajak shoping nanti siang,” lanjutku sebelum pergi. Restu menyusulku ke ruang resepsionis. Dia berkali-kali memohon agar aku tidak memberi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN