Part 19

1290 Kata

Part 19 POV RESTU Aku mendengarnya. Isna, seorang wanita yang sudah aku sakiti dan hanya aku manfaatkan sosoknya demi meraih mimpi dan keinginanku, hampir saja buka mulut di hadapan ibu. Bukan hampir saja! Namun sepertinya, ibu sudah mulai curiga dengan apa yang terjadi diantara kami. Ah, tidak bisakah dia bersabar dengan berpura-pura kami ini pasangan yang bahagia? Apa itu susah buatnya? Sehingga menempatkanku pada posisi yang sulit seperti sekarang. Tatapan ibu terasa menakutkan. Tatapan yang sama seperti saat aku pulang menjemput Marwah dari sekolahnya di kota saat SMA. Pertama kalinya ibu marah besar akan hubungan kami. Isna yang aku harapkan bias meloloskanku dari keadaan ini, justru pergi sambal berucap kalimat yang semakin menyudutkanku. “Aku akan menyusul Isna,” ucapku pada ibu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN