42. Tingkah Deva

2629 Kata

Semalaman Kai mengajak Vera untuk menikmati waktu berdua. Tidak berhenti di luar saja, di rumah pun mereka habiskan dengan permainan kartu. Sudah lama rasanya mereka tidak melampiaskan kekesalan dengan ambisi ingin saling mengalahkan. Ya, meskipun Vera selalu kalah. Namun itulah masalahnya, dia sangat membenci kekalahan yang terjadi berulang-ulang. Hanya karena masalah kartu, dia menahan suaminya untuk tidur. Kai sendiri juga tidak mau mengalah karena pada dasarnya dia keras kepala. Lagipula suatu kebahagiaan melihat lawannya merasa frustasi seperti itu. Tengah malam pun lewat. Lampu utama kamar sudah digantikan dengan lampu meja. Namun mereka masih sibuk dengan kartu-kartu. Vera melototi Kai saat tahu kombinasi kartunya kalah kembali. Dia langsung membuang semua kartu itu dari atas r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN