22. Rahasia Vera (bag. 1)

1168 Kata

Vera berjalan memasuki gerbang Universitas Edelweiss II tepat di jam empat sore. Kawasan kampus ini cukup sepi. Lebih parahnya lagi karena tempatnya yang mirip hutan belantara, sepanjang jalannya masih dipenuhi sampah daun kering. "Astaga, ini tempat apa.." Vera merasa risih memasuki kampus barunya ini. Saat dia melihat para petugas kebersihannya malah nongkrong dan bercanda, dia yakin kampus ini dipenuhi orang tidak beres. "Tidak ada pilihan lain, syukurlah tempat sudah akreditas.." ucapnya kembali sambil berjalan menyusuri denah lokasi yang dia genggam. Banyak sekali gedung-gedung tinggi di sepanjang jalan masuk, kebanyakan memakai nama-nama ilmiah bunga seperti Gerbera, Lilium, Orchidaceae. Sementara gedungnya, fakultas Ekonomi memiliki nama ilmiah bunga matahari yaitu Helianthus. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN