Semenjak pertemuannya dengan Steven dan Amelia, Vera jadi ragu-ragu dalam melakukan pekerjaan rumah. Dia hampir membuat kue nastarnya gagal karena kebanyakan melamun. Sementara itu Kai bersantai di ruang keluarga. Ia duduk di atas karpet sembari menyandarkan diri di kaki sofa. Putrinya Jessi yang berada di pangkuannya juga sibuk mengunyah biskuit. Keduanya kompak melihat layar TV yang menayangkan film kartun. Berselang beberapa menit, barulah Vera datang membawakan kue. Ia duduk di sampng Kai lalu bertanya, "Kita seriusan bertetangga dengan mereka?" "Iya, mau bagaimana lagi.." sahut kai seraya memakan satu kue. "Lagian kita kenapa pindah dari rumah yang dulu? Papa jadi sedih karena tidak bisa bertemu Jessi tiap hari." "Papaku sedih? Masa? Dia bisa sedih? Gimana wajahnya saat sedih?" T

