62. Memori

2177 Kata

17 tahun yang lalu ... Gadis berusia delapan tahunan itu berjalan menyeberang jalan. Dia terlihat sangat manis dalam balutan dress biru. Senyumannya merekah indah kala menatap tetangga baru yang sedang duduk di kursi taman depan rumah. Ia kelihatan mengenali tetangganya itu, seorang anak laki-laki yang seumuran dengannya. "Hai, kamu sendirian?" sapanya. Raut wajah anak lelaki itu tampak malas. Dia hanya fokus pada bacaan korannya. "Menurutmu?" "Namaku Amelia, rumahku depan situ, kamu pindahan'kan? Nama kamu siapa?" "Kai." Amelia duduk di sampingnya sambil menyindir, "Kamu lagi baca koran? Kukira anak seusiamu sukanya baca komik?" Kai balas menyindir, "Kukira anak seusiamu juga tidak boleh berbicara dengan orang asing." "Berita apa itu?" "Ini orang hilang, bodoh sekali kedengaranny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN