Amelia sedang duduk di atas ranjang kamarnya yang berantakan. Sudah beberapa hari kamarnya memang tidak dirapikan sama sekali. Semua barang-barangnya berserakan hingga ke lantai. Dia kelihatan tidak peduli akan hal itu karena tatapannya terus mengarah pada tembok kamarnya dimana terdapat tiga foto laki-laki berukuran mirip poster. Dua laki-laki sudah disilang, hanya satu foto tengah yang masih dibiarkan bersih dari coretan. Orang di foto itu adalah Kai. Beberapa kali dia fokus pada ponselnya yang terus berusaha menghubungi Kai. "Ah~ Kai sayang tidak mau mengangkat telponku dari kemarin.." Dia pun menekan tombol perekam pesan untuk Kai, "Kaiden? Kenapa kamu tidak menjawab teleponku, aku cuma ingin memberitahumu kalau aku merindukanmu. Dua tahun di kota sebelah sangat membosankan, cowok-

