"Mas... Sebenarnya apa?" tanya Almiera yang sudah gregetan. "Sebenarnya, Mas itu punya kembaran, Al!" jawab Abraham santai. "Oh, tinggal bilang punya aja, kenapa gugup, sih? Terus, kembaran Mas dimana? Kenapa Al nggk pernah lihat? Ah, atau waktu nikahan kita dia datang, nggk? Kan Almiera langsung pingsan waktu itu," tanya Almiera beruntun. "Hufth... Kamu ini, nanya atau belanja? Banyak bener pertanyaannya?" ucap Abraham membuat Almiera mengerucutkan bibirnya. Cup! "Kode, hmm? Udah, jangan cemberut mulu. Udah dicium ini," ucap Abraham setelah mengecup singkat bibir Almiera. "Ok! Mas, jawab. Kembaran Mas dari kecil sudah menetap di Mesir sama nenek dan kakek, Mas. Dia juga jarang pulang, karena dia sudah betah tinggal di sana, katanya. Waktu nikahan kita juga dia sempet datang, t

