Easter nampak khawatir dengan tatapan yang tak pernah lepas dari sang mate. Di atas tempat tidur terbaring Vele dengan kedua mata yang saling menutup. Dan tak ketinggalan terdapat seorang tabib wanita yang sedang memeriksa keadaan wanita tersebut. Jake dan Vale juga sama khawatirnya. Mereka menunggu di depan kamar dengan harap-harap cemas. Beberapa menit lalu Vele tiba-tiba pingsan dengan wajah pucatnya. Ini tepat ketika dia dan Vale sedang melakukan aktivitas bersama. Karena Vele sudah menjadi ratu, maka dia memiliki tugasnya, dan wanita tersebut dibantu oleh sang kembaran, Vale. "Selamat Raja. Ratu sedang hamil." "APA?!" Pernyataan yang tabib itu buat membuat bola mata sang raja seketika membulat sempurna. Sang tabib mengangguk dengan senyum cerahnya karena dia adalah orang perta

