Vale membukakan pintu untuk Vele yang ia undang malam ini ke kamarnya. Vele yang sama sekali tak menaruh curiga pada saudari kembarnya pun masuk ke dalam kamar. Vele diberitahu salah satu prajurit jika dia dipanggil oleh Vale. Untuk itu gadis tersebut segera pergi dan meninggalkan Easter yang sibuk dengan pekerjaan bersama dengan Jake. Vale menggiring kembarannya untuk duduk di atas tempat tidur. “Apakah aku mengganggu waktumu sekarang?” tanya gadis ini dengan suara yang kecil. Vele lantas menggeleng. “Syukurlah. Aku hanya ingin kamu di sini menemaniku sebentar,” ungkap Vale. Vele pun tersenyum. “Baiklah. Kita cerita sepanjang malam bukanlah ide yang buruk menurutku. Ah iya, apa tidak sebaiknya kita meminta maid untuk mengambil camilan?” ide Vele. “Aku akan meminta mereka. Selama aku

