Bagian 37

2265 Kata

Sesampainya di depan rumah, Easter langsung langsung menurunkan Vele dari gendongannya. Kebetulan sekali ada Cale yang nampak sibuk dengan bunga-bunga miliknya. Kedatangan mereka membuat wanita paruh baya itu terkejut. Dan semakin terkejut tatkala melihat tangan Vele yang berdarah. “Astaga! Ada apa dengan tanganmu?” seru wanita tersebut. Vele mempertahankan senyumnya. Ini adalah kunjungan pertamanya, jadi dia tak ingin membuat kedua orang tuanya itu khawatir. “Tidak apa-apa, Bu,” kata Vele. “Ibu. Bisakah kita mengobati luka Vele lebih dulu?” potong Easter. Cale mengangguk dan langsung membawa putrinya ke dalam. “Kalian berjaga di sekitar rumah. Pastikan tak ada bahaya di sini,” perintah Easter pada dua prajuritnya itu. Kemudian, dia menyusul Cale dan Vele yang sudah masuk ke dalam ruma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN