Pagi harinya Vele dibangunkan oleh suara burung. Hal yang sangat jarang terjadi ada burung yang hinggap di balkon kamar miliknya. Wanita ini pun mulai merenggangkan tubuhnya, tetapi tiba-tiba dia mengaduh sembari menutupi bagian bawahnya yang tertutupi selimut. Sekelebat kejadian kemarin dan kegiatan dia bersama Easter hinggap di pikirannya. Wajah Vele merona mengingat kejadian itu. Vele berbalik dan terkejut melihat Easter di sampingnya yang masih menutup matanya alias tidur. Mungkin pria ini sama lelahnya seperti Vele sekarang. Tak mempedulikan Easter, wanita itu pun memilih untuk bangun lebih dulu dan membersihkan diri lebih dulu. Tetapi, baru saja kakinya turun dari tempat tidur, rasa sakit itu kembali menyerang dan hal tersebut malah membangunkan Easter yang sedang tidur. Pria it

