Keduanya sudah berada di kolam kerajaan. Vele masih membungkus dirinya dengan dengan baju panjang miliknya. Sedangkan Easter nampak sudah bertelanjang dadaa. Tentu saja bagian bawah masih terbungkus kain. Pria itu melirik Vele yang menatap ngeri kolam renang di depan sana. “Kenapa warnanya merah?” tanya gadis tersebut. Aneh sekali ada kolam yang berwarna merah seperti itu. Tentu hal tersebut terlihat ngeri. “Kamu lupa ini di mana?” sahut pria di sebelah Vele. Kerajaan vampir. Harusnya Vele menyadari hal seperti itu. Bahkan kerajaan ini juga didominasi oleh warna hitam dan merah. Menggambarkan sekali sosok vampir pada umumnya. “Itu bukan darah. Hanya warnanya dibuat seperti itu,” terang pria itu. “Apakah warna kulitku nanti tak berubah menjadi merah?” tanya Vele dengan kepolosannya me

