Ferdi mengangkat piring bekas makannya ke wastafel, mencucinya sebentar, lantas menaruhnya di rak piring setelah selesai mencucinya. Malam ini dia ingin sedikit bersantai di teras samping yang diisi bunga-bunga di dalam pot milik Mirna. Ferdi duduk di salah satu kursi besi berwarna putih bersih, meraih laptopnya dan memperhatikan beberapa data pasien yang sedang dia kerjakan. Sesuai jadwal, ada operasi usus buntu yang harus dia lakukan dua hari lagi. Ferdi kembali mengecek kalender di handphonenya, memastikan tidak ada jadwal di hari Sabtu Minggu hingga Senin, agar bisa menemani Naya yang harus pindah rumah sesuai jadwal yang dia tetapkan. Masih teringat jelas di ingatan Ferdi saat pembicaraan keluarga tadi sore. Naya yang langsung bercerita tentang rumah sekaligus butik barunya, sempat

