BAB 17 - AYAH DAN BUNDA BARU

1648 Kata

Naya duduk sendirian di ayunan besi di depan rumah. Tatapannya terjurus ke langit. Tak ada bintang dan bulan di sana. Angin pun berhembus cukup dingin seolah ingin memberi isyarat, bahwa akan turun hujan malam ini. Naya sendirian. Aisha yang pergi ke toko buku bersama nenek dan kakeknya, membuat Naya duduk sendirian di ayunan malam ini. Semula Naya ingin menemaninya. Namun akibat macet sepulang dari butik, membuatnya terlambat pulang dan alhasil Aisha tetap pergi karena ada beberapa barang, yang harus dia bawa ke sekolah besok. Alasan toko buku yang takut tutup pun menjadi alasan utama yang membuat Aisha memilih pergi tanpa menanti Naya. Dari dalam rumah, terlihat Ferdi ke luar. Tatapannya tertuju ke Naya, lantas melangkah ke luar sembari membawa kain panjang untuk Naya. Naya tersenyum s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN