22. It won't fit

1306 Kata

Kembali menatap anggotanya, raut wajah Ian semakin tenggelam. Mereka semua mengikuti arah pandang Ian namun secepatnya membuang wajah. Mungkin mereka berpikir jika Ian tidak akan menyadarinya. Sayangnya pipi yang semerah tomat busuk dan gelagat yang mencurigakan tidak bisa mereka tutupi. Mereka sangat ahli bela diri dan menggunakan senjata, tetapi tidak ahli berbohong. Terlebih lagi Kevin yang tidak takut masih menatap tempat di mana Lucia pergi. ”Push up 100 kali sebelum bantu mengemasi tempat resepsi.” “Si—” “Apa?!” Kevin berseru kaget sedangkan yang lainnya mengerang. Kenapa pria ini tidak bisa menerimanya saja tanpa membuat masalah?! “Besok subuh latihan tiga kali lipat dari biasanya.” Tidak ingin membuat Ian menambah hukuman lagi, mereka serempak menjawab sebelum pergi. Di dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN