“Jangan katakan itu dari teman Maya juga,” kata Lucia memohon. Menunduk, Milda membacakan nama pemberi hadiah, “Veronica.” Memejamkan matanya, Lucia bernapas lelah. Kenapa hadiah dari teman Maya setengahnya adalah barang-barang yang memalukan? “Seharusnya aku mendengarkan ucapan Maya,” gumamnya. “Jadi, Cia ....” Milda menatapnya menunggu apa yang harus ia lakukan terhadap barang yang ia pegang. “Buang saja.” Lucia bersemu tipis. Membayangkan jika dia menggunakan itu, dia yakin dia akan ketakutan. Maaf, Veronica. Lucia memejamkan matanya dan meminta maaf kepada Veronica di dalam hati. Mau bagaimana lagi, hadiah ini tidak akan bisa digunakan. Butuh waktu setengah jam untuk Lucia yang dibantu mereka berdua membuka semua hadiah. Setelah itu dia pun membuka amplop dan menghitungnya bersa

